vintage

Wednesday, July 16, 2014

P R E W E D D I N G | Makeup Essa


Hiii deaaarrr......

Yang akan saya posting berikut...benar-benar late post *maafkaaannn -__-" 
Maklum status masih pegawai kantoran, jadi diselang-seling sama dinas luar kota...Langsung saja yuksss...... :)

Klien saya - Essa menginginkan 2 konsep untuk tema foto prewedding-nya......Konsep yang pertama bertema natural yang nuansanya glamor dan simpel, sedangkan konsep yang kedua temanya gothick lolita style yang nuansanya dark. Kedua konsep tersebut meliputi makeup dan wardrobe-nya. Lokasinya sendiri di seputaran kawasan Kota Tua Jakarta, which is kita ambil area indoor maupun outdoor-nya.   

Untuk makeup dan aksesoris oleh saya sendiri, sedangkan yang menjadi fotografer-nya adalah rekan saya. Kalau ada yang berminat menggunakan jasanya, bisa menghubungi nomor kontak saya di bio... :) 

Nah ini foto-fotonya....oya maaf yaaa tidak ada foto before-nya...... :)


Konsep Natural


























 


Konsep Gotik Lolita













Produk yang digunakan:
- Primer: Monistat
- Foundation: Ultima Cream, Ultima Liquid & LT Pro Correcting Cream
- Blush On & Lipstik: Coastal Scents
- Bedak: Rimmel Stay Matte & Ultima Loose Powder
- Shading: Max Factor & MOORS
- Eyeshadows: Urban Decay & PAC
- Highlight: Mary Lou Manizer & Nyx Jumbo Pencil in Milk
- Maskara: Maybelline
- Eyeliner: LTPro
- Lip Gloss: PAC
- Eyebrows: Viva in Brown & Etude Color My Brows

Untuk jasa makeup, aksesoris, wardrobe dan fotografi dapat menghubungi  
Ariemakeover
Phone 0877-82118100
Pin 7650E8E8

CIAO :)
 





Tuesday, April 22, 2014

Review & Swatches | MAKEOVER Ultra Cover Liquid Matt Foundation

Hiiii....dear......


Akhir-akhir ini saya lagi senang sekali dengan produk dalam negeri, sehingga produk yang akan saya reviu kali ini juga asli Made in Indonesia....namanya Makeover Ultra Cover Liquid Matt Foundation. Produknya cukup terjangkau loh..yaitu sekitar Rp 119.000...namun karena saya beli di toko langganan saya di Bandung jadi lumayan dapat diskon :) Oya brand Makeover ini adalah brand lokal yang harga produknya sangat affordable tapi kualitas dan packaging-nya cukup oke! Nahhh...begini tampilan botolnya.....


Walaupun brand lokal, bukan berarti tampilannya kalah oke dengan brand luar daaannnnn Makeover ini berhasil membuktikannya...., yang saya suka dari foundation ini adalah dilengkapi dengan pump, sehingga kualitas isinya bisa tetap terjamin higienis...karena tidak ada kontak langsung dengan udara luar. Sayang sekali pump-nya tidak dibarengi dengan tutup luar (seperti punyanya foundation Make Up For Ever), tutup luar tersebut berfungsi untuk mencegah pump-nya tertekan secara tidak sengaja seperti yang sering saya alami, sehingga isinya tumpah percuma di makeup case saya. Oya seorang teman pernah memberitahukan bahwa pump-nya foundation Makeover ini bisa di-lock, tapi saya belum pernah coba utak-atik juga sih ^^ 


Untuk shade-nya saya pilih nomor 4 yaitu Amber Rose, sebenarnya shade ini sedikit ketuaan untuk kulit muka. Berhubung ketika memilih shade, saya kelupaan malah mencocokkan dengan kulit tangan yang memang biasanya lebih gelap daripada kulit muka...jadi yaaa pantas saja kalau saya dapat shade yang ketuaan :) Yang lagi jadi wishlist saya sekarang ini....tetap foundation Makeover ini namun dengan shade no 7 alias warna yang paling gelap, karena sepertinya oke juga buat  shading dan contouring wajah...Sekarang kita lihat swatches-nya di tangan yukkkk... *abaikan kualitas foto yang buruk*


Teksturnya ringan dan gampang di-blend di kulit, perpaduan antara cream dan liquid foundation....kira-kira ada di antara pertengahan lah. Sayang saya kurang suka aromanya yang mengesankan aroma formula foundation yang berat....walaupun hanya tercium samar-samar....padahal kalau dilihat secara kasat mata, formulanya terasa ringan kokNah...berikut tampilannya setelah di-blend...


Karena shade yang saya pilih sesuai dengan warna kulit tangan, jadi bisa dipastikan warna keduanya menyatu sekali. Walaupun namanya matt foundation, tetapi hasilnya tidak terlalu matte menurut saya.....dalam hitungan 1-2 jam saja....wajah saya yang super duper oily...langsung keluar lagi minyaknya deh *kerjaan nyalahin mulu kosmetiknya ya, padahal yang salah kulit mukanya nih hehehe*. Oleh karena itu jangan lupa untuk mengaplikasikan primer terlebih dahulu sebelum menggunakan foundation ini. Coverage-nya medium....jadi bila dirasa pada bagian wajah masih ada yang ingin disamarkan...bisa menggunakan concealer (pilihlah concealer dengan warna sama dengan warna kulit untuk menutupi bekas jerawat dan concealer dengan warna satu atau dua tingkat lebih muda dari kulit muka untuk highlighting).


Pengaplikasiannya bisa menggunakan tangan, spon maupun brush...tergantung selera masing-masing. When it comes to me, saya prefer menggunakan jari tangan sendiri....the greatest sponge from God :) Sekarang kita cek ingredients-nya yukkk, yaahhh...ada Paraben-nya....syukur-syukur kalau ada sarjana farmasi yang bisa menginformasikan apakah bahan-bahan lainnya sudah aman semua untuk kulit :) ....


Dannn ini tampilannya setelah diaplikasikan ke klien saya Nissa - mahasiswi STT Telkom Bandung yang berkulit normal, sehingga sepertinya fine-fine saja bila saya aplikasikan foundation ini. ..... *sayang saya cuma sempat mengabadikan hasilnya 1 kali...itupun dengan menggunakan HP, sehingga warna riasan kurang keluar dan bukan angle terbaik tentunya...next time perias tidak boleh malas memotret dan membawa kamera bila perlu*


Berikut urutan pengaplikasian makeup-nya:
Wajah disemprot terlebih dahulu dengan Nyx matte setting spray, dilanjutkan dengan mengaplikasikan primer Tint Aquafleur dari Ultima. Untuk foundation, saya menggunakan dua lapis foundation biar lebih menutup coverage-nya, lapisan pertama adalah cream foundation-nya Ultima dengan shade yg terang (saya lupa nomor-nya) lalu pada lapisan kedua saya gunakan Makeover Ultra Liquid Matt Foundation. Selanjutnya wajah di-setting dengan loose powder yang tutupnya ungu dari Ultima. Terakhir...shading+eyeshadow+blush on+lipstik saya gunakan merk Coastal Scents....

Sekian... ^^

Ciao,
Ari





Sunday, April 13, 2014

Review & Swatches | MAKEOVER Face Contour Kit

Hiii Dearr....

Long time not writing...so sorrryyy :) kali ini saya mau bahas salah satu produk kosmetik lokal yang tidak kalah kualitasnya dengan produk impor, harganya pun sangat bersahabat dan packaging-nya lucu....yupppp...siapa sih yang tidak kenal dengan brand Makeover :) Sekilas siy kalau saya lihat produk Makeover ini agak-agak me-too-nya brand kosmetik PAC Martha Tilaar....tapi hanya untuk beberapa produk sihhh....tidak semuanya. Awal saya mengenal brand ini, saya kira Makeover adalah produk luar daannn ternyata oh ternyata...produk lokal thooo..., makin cinta dehhh, btw yang akan saya reviu kali ini adalah face contour kit-nya...yuuukkk kita bedah satu persatu produknya :)


Ini dia penampakannya....tulisan merk di kardusnya lumayan eyecatchy serta packaging dari face contour kit ini juga lucu, dilengkapi dengan brush dan kaca...oya packaging-nya ada 2 tumpuk lipatan, lipatan di bagian bawah adalah tempat untuk menyimpan brush...persis seperti packaging-nya bedak MAC Studio Fix dimana lipatan di bawahnya untuk tempat menyimpan spons bedak. Berikut tampilannya saat kedua tumpuk lipatan dibuka.....


Tempat untuk brush-nya disediakan lubang-lubang kecil, untuk memberi ruang agar bubuk face contour kit yang menempel bisa terpisah dari brush-nya. Tapi IMHO, saya kurang suka dengan kualitas brush-nya, kurang lembut bulu-bulunya. Jika kebetulan teman-teman sedang tidak membawa brush kesayangan kalian, sepertinya akan lebih baik menggunakan jari tangan sendiri saja untuk mengaplikasikan agar hasilnya smoother, ketimbang menggunakan brush bawaan Makeover ini.


Nah begini tampilan bagian belakang packaging-nya dengan warna hitam solid yang dominan, tertera juga nama pabrik pembuatnya..yang kalau tidak salah masih satu pabrik dengan kosmetik Wardah (mungkin Makeover ini didesain sebagai produk premiumnya?). Selain itu tertera juga expired date-nya. Rata-rata produk bubuk seperti ini cuma bertahan 2-3 tahun saja, untuk mensiasatinya saya selalu menyimpan semua kosmetik yang saya miliki di dalam kulkas bagian bawah! tapi tidak serta merta dicampur begitu saja dengan kangkung, bayam, cabe merah dkk-nya :) namun saya masukkan dahulu di dalam coolor bag/box agar tidak tercampur aroma kosmetik dengan isi kulkas lainnya. Dengan demikian, saya bisa memperpanjang masa pakai kosmetik saya. Percaya deh dengan cara begini, kosmetik kita akan selalu dalam kondisi fresh persis sama si kangkung, bayam dan cabai merah saya :D Walaupun downside-nya, saya  jadi selalu diomeli ama si mbak...karena jatah dia buat nyimpan sayur mayur, makanan basah dll di kulkas semakin berkurang. Okey...next time kulkas khusus untuk menyimpan kosmetik bakal jadi my next wishlist nih :) 


Nah berikut cara pakai dan ingredients yang tertera pada kardusnya, I'm happy since it doesn't contain Paraben but I have no idea apakah bahan-bahan yang tercantum di atas termasuk kategori formula yang aman....hopefully... yupppp selanjutnya mari kita lihat swatches-nya....


Memang warnanya tidak terlalu tegas/pigmented seperti halnya shading-highlight powder-nya Moors, blush on coklatnya PAC ataupun Shade and Tint Kit-nya LTPro, sehingga saya rasa..Makeover Face Contour Kit ini lebih cocok untuk mereka yang berkulit putih/kuning langsat ataupun untuk pemakaian sehari-hari yang natural sehubungan dengan warnanya yang sheer ini. 

+
* Murah, saya lupa harganya tapi masih terjangkau kok :)
* Packaging-nya menarik
* Sudah mendapatkan brush, walaupun kualitas brush-nya so-so 
* Tidak mengandung Paraben

-
* Brand Makeover belum tersedia di semua kota di Indonesia
* Warnanya tidak terlalu pigmented
* Shade-nya cuma 1 jenis, alangkah lebih baiknya bila dibuat dalam beberapa jenis dengan berbagai tingkatan warna seperti Shade and Tint-nya LTPro 

Daaannnn....berikut tampilan Makeover Face Contour Kit setelah diaplikasikan pada makeup wisuda klien saya, sengaja saya pilih klien saya yang berkulit putih, agar warnanya menjadi nyata....


Sehubungan saya memotret dengan menggunakan handphone, jadi tolong maafkan kualitas lighting foto yang kurang bagus sehingga tidak bisa men-capture secara jelas warna makeup. Klien saya berkulit berminyak dan berjerawat, sehingga saya menggunakan dobel primer untuk menahan minyak dan memuluskan permukaan kulit. Lapisan primer pertama menggunakan Monistat Chafing Gel lalu dilapisi lagi dengan Revlon Photoready Primer....dua formula ini cukup ampuh menahan minyak! Lalu untuk foundation saya menggunakan dua lapis foundation untuk menutup jerawat, lapisan pertama adalah cream foundation-nya Ultima dan lapisan kedua adalah liquid foundation dari brand yang sama, yaitu Ultima juga....Suerrrr...I really love Ultima Brand, kualitasnyaaaa okeee banget...tidak kalah dengan high-end brand lainnya ^^

Oya untuk flek-flek jerawat yang masih membandel dan bagian bawah mata saya tutup lagi dengan correcting cream-nya LTPro dalam shade Plum Rose, selanjutnya saya gunakan bedak tabur Ultima untuk men-set foundation. Untuk lipstik saya aplikasikan nuansa nude hasil oplosan dari Coastalscents+Revlon+lipgloss PAC, eyeshadow saya pilih ungu dan ungu tua dari Nyx serta yang terakhir blush on saya gunakan nuansa merah bata nude juga dari PAC....Oya untuk tipe mata monolid seperti ini, jangan lupa tempelkan dahulu scotch tape pada eyelid untuk menciptakan ilusi kelopak :)

Huft..huft..huft...sekian review dan swatches kali ini, semoga bermanfaat :)

Ciao,
Ari

Friday, February 28, 2014

Review & Swatches | LOREAL - Colour Riche Eyeshadow Palettes #E3 Infiniment Bronze

Hiii ladiessss...


Kali ini saya ingin mengulas tentang salah satu palet eyeshadow favorit saya yang rutin dipakai setiap hari, yaitu Loreal - Colour Riche Eyeshadow Palettes dengan nomor E3 Infiniment Bronze. Awalnya saya rutin menggunakan palet eyeshadow bronzy milik Maybelline dengan nomor 01 Copper Brown, tapi sekarang sudah discontinued *hikss* padahal harganya lumayan bersahabat sekitar IDR60 ribu kalau sedang ada disc di Giant atau Hypermart,nah  begini penampakannya....


Seiring discontinued-nya si produk Maybelline yang satu ini, Loreal pun mengeluarkan seri terbaru dari palet eyeshadow-nya yang kebetulan memiliki shade samaaaaaa dengan Maybelline. Saya baru ngeh kalau shade-nya mirip setelah lihat ads eyeshadow Loreal dengan sang brand ambassador Maudy Koesnaedi mengenakan warna-warni cantik bronzy yang serupa. Beda keduanya cuma di harga, si Loreal jauhhh lebih mahal yaitu IDR180 ribu :( padahal sama persis. Tapi okelah itu kan cuma warna saja yang sama, nanti kita bahas detil yang lainnya....


Cara menggunakan palet ini sangat mudah, karena teksturnya sangat rich, micropigmented, shimmery, blend-able, lembut dan tahan lama. Pengaplikasian tanpa eyeshadow base pun tidak mencegah eyeshadow ini tetap menempel cantik di eyelid seharian, harga memang tidak pernah berbohong :) Kalau keempat warnanya digabung, akan menghasilkan warna-warna yang cantik dan membaur. Seperti umumnya pada produk eyeshadow Maybelline dan Loreal...tutorial cara menggunakannya dapat dengan mudah ditemukan pada packaging belakang (sayang saya lupa memotonya), saya comot gambar berikut dari Google. Tutorialnya menerangkan secara jelas cara pengaplikasian tiap shade bukan? Lebih tepatnya teknik classic smokey eyes yang digunakan. Pengaplikasian dibuat bergradasi dengan warna gelap membaur pada seluruh eyelid...makin ke arah tulang alis, warna semakin membaur terang.

Source: beautygarden.eklabog.com
Palet ini memiliki clear lid tanpa kaca dan bahan terbuat dari plastik tipis, cukup rapuh menurut saya. Baru saya pakai selama tiga bulan, tutup packaging-nya sudah terlepas dari tempatnya. Padahal saya cukup lumayan hati-hati membukanya dan tidak pernah membawa kemana-mana. Tapi it's okelah dapat ditoleransi, karena kualitas eyeshadow mengalahkan segalanya! Berikut swatches-nya....cantik bukan?


Nah, kalau yang ini penampakan warnanya secara detail...


Namun sangat disayangkan mengapa warna untuk highlight-nya cuma menempati porsi yang sedikit, padahal seharusnya warna yang paling terang itu yang paling banyak digunakan, antara lain untuk pengaplikasian pada tulang alis, tulang pipi, inner corner of eyes dan lower lash line. Selain itu warna untuk highlight-nya tidak se-pigmented shade lainnya yang lebih gelap, jauh lebih bagus kualitas highlighter-nya milik Maybelline dalam shade yang sama. Saya jarang menggunakan warna highlight-nya, sebagai gantinya saya menggunakan Mary Lou Manizer-nya The Balm...Okayyy sekian review kali ini, hopefully it helps :)

Ciao,
Ari

Lymphoma Cancer

Haiiii dear...
It's gonna be a longgg...longgg story....

My Parents & My Son
Sudah lama sekali saya tidak menulis...sudah hampir 3 bulan...well kenapa??? Postingan saya terakhir di blog pada tanggal 4 Desember 2013 adalah postingan tepat pada malam sebelum ayah saya berpulang ke sisi-Nya dan entah ini merupakan suatu firasat atau apa, sewaktu saya menulis postingan tersebut, sembari saya mendengarkan lagunya ABBA yang berjudul Our Last Summer : ( ....dan sampai sekarang...saya masih berduka. Oleh karena itu untuk memulai menulis di blog ini mungkin agak terasa berat, karena akan selalu teringat kembali ke malam terakhir saat beliau ada.

Ayah saya tidak merokok, rajin berolahraga, istirahat teratur, jarang sakit, belum pernah diopname di RS..... namun tanpa suatu gejala yang berkepanjangan, tiba-tiba langsung didiagnosa menderita Lymphoma Cancer atau yang lebih dikenal sebagai kanker getah bening stadium III/b....quite shocking! Namun mengingat riwayat keluarga saya banyak yang menderita kanker, jadi ini bukan kali pertama saya mendapatkan berita bak petir di siang bolong. Nenek dan bude saya dari pihak ayah menderita kanker, nenek buyut dan bude saya dari pihak ibu terkena kanker, sementara saya dan ibu saya sendiri juga memiliki mioma. Oleh karena itu saya dan ibu saya benar-benar menjaga pola makan saat ini, karena faktor genetika sangat kuat ada di keluarga kami.

Penasaran betapa si kanker getah bening ini benar-benar merupakan sebuah silent killer yang sungguh jahat, karena begitu minim meninggalkan.jejak namun begitu fatal akibatnya....maka saya menjadi rajin browsing dan mencari informasi tentang penyakit tersebut. Dari hasil baca-baca....yang dapat saya simpulkan adalah bahwa setiap tubuh manusia pasti memiliki kelenjar getah bening yaitu sebuah jaringan berbentuk oval yang bertindak sebagai penghasil dan penyaring cairan getah bening yang bertugas mengeluarkan sel-sel yang telah mati dan yang paling pokok adalah alat pertahanan terhadap infeksi. 

Kelenjar getah bening tersebut dapat mengalami gangguan dan fungsinya bermasalah bila terdapat penyakit masuk kedalam jaringan kelenjar getah bening dan dapat berubah menjadi kanker. Teman-teman pasti semua faham apa itu kanker, yaitu sekelompok penyakit yang terjadi ketika sel-sel tubuh yang tidak normal tumbuh dan menyebar dengan cepat. Kanker kelenjar getah bening limfoma adalah kanker ganas yang berkaitan dengan sistem limfatik, padahal sistem limfatik sendiri merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang bertugas dalam membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker. Bisa dibayangkan bagaimana kalau sistem kekebalan tubuh kita sendiri yang diserang? : ( Mengingat cairan limfatik itu semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik, maka kanker ini begitu mudah menyebar ke seluruh tubuh.

Ada 2 macam jenis kanker limfoma, yaitu Hodgkins dan Non Hodgkins. Kali ini saya mau share sedikit tentang yang tipe Non Hodgkins. Kebetulan ayah saya menderita kanker Limfoma Non Hodgkins atau biasa disingkat dengan NHL yang merupakan kanker ganas berasal dari limfonodus dan jaringan limfa lainnya, serta biasa menyerang pria pada usia diatas 50 tahun. Kalau menurut literatur sih, gejala dari kanker NHL ini antara lain adanya pembesaran kelenjar getah bening, pembesaran tonsil dan kelenjar adenoid, limfonodus di leher yang berwarna kemerahan, demam, berkeringat pada malam hari, lelah dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas. Gejala lainnya bisa berupa batuk dan sesak, sehingga banyak sekali dokter yang mendiagnosa awal penyakit ini dengan penyakit TBC.

Namun saya tidak terlalu melihat gejala tersebut pada ayah saya, beliau tidak mengalami demam, batuk dan tidak ada pembengkakan kelenjar yang terlihat secara kasat mata. Bahkan sebulan sebelum meninggal, beliau masih rutin menjalankan kebiasaannya bersepeda seminggu dua kali dengan jarak tempuh yang lumayan jauh. Cuma memang dua tahun belakangan ini saya melihat berat badannya cukup menurun drastis, namun saya pikir beliau mungkin sedang berdiet toh semakin tua semakin harus menghindari makanan yang berlemak. Baru saya ketahui belakangan (karena ayah saya sangat pendiam dan tertutup), kalau beliau suka berkeringat banyak pada malam hari itupun dia bercerita dalam keadaan tergolek lemah di rumah sakit. Yupss..gejala yang benar-benar harus diwaspadai adalah berkeringat banyak pada malam hari tanpa sebab. 

My dad & my son
Karena tidak ada gejala inilah, maka penyakit ayah saya benar-benar ketahuan dalam keadaan yang sangat terlambat! Awalnya beliau cuma merasakan kembung dan sebah pada perutnya...karena semakin lama semakin parah, maka akhirnya menjadi sesak nafas. Setelah didesak berulangkali oleh pihak keluarga, akhirnya beliau mau juga dibawa ke rumah sakit (beliau paling anti sepertinya masuk rumah sakit). Pertamakali kami bawa ke RS A, lalu melakukan check up seluruh tubuh. Hasilnya menunjukkan bahwa jantung, hati, ginjal dan organ penting lainnya dalam kondisi normal, namun di rongga paru sebelah kanan memang ada cairan (ascites) dan langsung disedot saat itu juga, hasilnya terkumpul 1 liter cairan! ohh itu rupanya yang membuat ayah saya menjadi sesak nafas. 

Oleh dokter spesialis beliau didiagnosa TBC dan harus mengkonsumsi obat untuk TBC tentunya. Ternyata obat TBC tersebut cukup keras, akibatnya hati dan ginjal ayah saya yang semula normal kini mengalami gangguan : ( . Dalam kondisi yang semakin sesak nafas dan tubuh lemah, anehnya dokter tersebut tetap menyuruh ayah saya mengkonsumsi obat TBC tanpa menganjurkan pemberian oksigen dsb-nya (belakangan baru saya tahu bahwa obat untuk TBC cukup keras). Maka saya sendirilah yang berinisiatif agar ayah saya diberikan oksigen tambahan.

Tidak puas dengan RS A, maka kami pun pindah ke RS B. Berdasarkan history status di RS A, maka begitu pindah di RS kedua ini ayah saya langsung dimasukkan ke dalam ruang kaca isolasi yang benar-benar tertutup (persis seperti aquarium) dan tidak boleh ditunggui pihak keluarga sekalipun....karena khawatir akan menular (sepertinya ruangan isolasi ini pula yang menjadikan mental ayah saya benar-benar menjadi sangat drop, walaupun hanya 2 hari menginap di dalamnya). 

Dokter spesialis yang menangani di RS B sangat care dan teliti, kami bisa bebas berkonsultasi dalam waktu lama. Setelah visit ayah, sang dokter mengajak saya bicara empat mata di luar kamar. Dia mengatakan bahwa berdasar hasil analisa atas diagnosa check lab di RS A, ayah saya menderita kanker limfoma dan bukan TBC. Saya tahu dari pertama kali, bahwa ketika sang dokter mengajak saya untuk berbicara berdua di luar kamar, saya sudah harus siap menerima jawaban dengan segala kemungkinan terburuk. Saat ayah saya pertamakali berkonsultasi dengan dokter dalam kondisi masih bugar, tepatnya sebulan sebelum meninggal, saya sudah tahu bahwa usia ayah saya tidak lama lagi. Entah firasat dari mana. "Kita usahakan saja yang terbaik buat Bapak", ucap sang dokter bijaksana. Setelah itu dilakukan biopsi dan memang positif ayah saya terdiagnosa kanker NHL stadium III/b.

Maka obat untuk TBC yang keras dari RS A itu dihentikan segera dan hati serta ginjalnya harus dipulihkan kembali. Akibat gangguan pada hati dan ginjal tersebut, maka tubuh ayah saya menolak segala macam obat. Persis seperti buah simalakama, diberikan obat kanker namun tubuh menolak. Tidak diberikan obat, kanker semakin merajalela. Sementara cairan (ascites) terus mengalir di dalam rongga dadanya yang berisi protein tubuh, sebanyak kurang lebih 1 liter per hari. Menurut dokter kanker ayah saya sudah dalam keadaan stadium lanjut, "Ini sebenarnya sudah lama penyakitnya berada di dalam tubuh, cuma sepertinya baru ketahuan sekarang saat kondisi tubuh Bapak dalam kondisi tidak fit". 

My Dad & My Son
Setelah menjalani sakit selama sebulan, namun sakit parahnya hanya berlangsung kurang lebih dua minggu, akhirnya ayah saya menyerah juga dengan penyakit kanker yang menggerogoti tubuhnya. Beliau tidak sempat mengalami koma...bahkan detik-detik sebelum beliau tidak ada, masih dapat berbicara dengan perawat. Beliau meninggal karena kehabisan protein di dalam tubuhnya, virus kanker itu mengambil seluruh protein. Mungkin ini jalan yang terbaik, hikmahnya adalah bahwa ayah saya tidak terlalu lama mengalami penderitaan. Cukup hanya 2 minggu!

Saya sangat kehilangan ayah saya, tentu saja.....bagaimana tidak....selain sangat berjiwa sosial, beliau adalah sosok yang penyabar, tidak pernah marah, terkenal baik dengan orang, pendiam namun humoris dan multiskills! Bayangkan, kalau di rumah kami ada kerusakan pada atap rumah, kompor gas, kulkas, telepon, mesin mobil, pompa air, magic jar, instalasi mekanikal elektrikal, kipas angin dan lain-lain, cukup panggil ayah saya. Dia jago perbaiki semuanya. Padahal background pendidikannya akunting dan pekerjaan utamanya adalah auditor. Kalau mobil saya terbaret atau kotor, ayah saya dengan sigapnya langsung membawa ke bengkel mobil atau membersihkannya sendiri. Tau-tau begitu tengok garasi, voilaaa....mobil saya (yang selalu dekil) sudah kinclong kembali, seperti habis keluar dari showroom

Kalau membeli oven, mixer, microwave, tas, sepatu, perhiasan dll ....cukup percayakan beliau! Dia ahli dalam memilih barang. Meskipun kepala rumah tangga, ayah saya tidak pernah segan-segan membersihkan rumah. Dia sangat cinta kebersihan! setiap pagi, seluruh lantai rumah dan teras sudah mengkilap disapu dan dipelnya. Halaman rumah secara teratur apik dan dipangkas, meskipun lama kelamaan koleksi tanamannya semakin menciut, karena setiap wiken saya suka "mengutil" beberapa tanaman dia yang lucu-lucu untuk saya tanam di rumah saya. Saya paling malas bercocok tanam, inginnya langsung instan! jadi saya comot-comot tanaman yang sedang berbunga di halamannya. Jadi ingat jaman waktu SD, karena diharuskan membawa bunga ke sekolah maka saya comotlah salah satu bunga koleksi ayah saya. Rupanya sang guru IPA saya terkejut, rupanya yang saya cabut adalah koleksi anggrek langka...hikss..hikss.maafkan...

Soal masak-memasak? dia jagonya! Setiap pagi, dia memanggangkan kami anggota keluarganya roti tawar mentega...kalau special events tertentu, seperti Idul Adha atau Idul Fitri, dia pasti memasakkan kami tongseng atau gule dan rasanya juara banget!! Andaikan Bondan Winarno-sang pakar kuliner, mencicipi masakan ayah saya.....tidak tanggung-tanggung pasti akan langsung berkomentar, "maknyusss.....istimewaaaa". Entah kebetulan atau tidak, mereka berdua memiliki wajah yang sama. Urusan cat-mencat rumah, ayah saya juga ahli (hahaha...sepertinya ayah saya dieksploitasi untuk semua hal ya), rapiiiii bangettt hasil ngecatnya. Beliau juga suka membawakan hadiah kejutan untuk keluarganya, entah itu baju, sepatu, tas, perhiasan, bahkan mesin ketik!

Dia juga suka tiba-tiba menghilang lalu tau-tau muncul di rumah dengan berbagai makanan dan camilan enak-enak, martabak manis, pisang goreng, soto, ayam panggang....nyum..nyum...Ayah saya penggemar wisata kuliner, dia suka sekali bertualang mencicipi aneka masakan (karena terlalu banyak mengkonsumi MSG dari jajan di luar maka MSG-nya jadi pencetus kanker? entahlah...). Yang pasti, kalau masak di rumah ibu saya sangat anti dengan MSG, makanan berpengawet & mengandung pewarna...semua harus serba organik. Yang pasti mulai saat ini saya dan ibu saya rajin mengkonsumi jus kulit manggis dan daun sirsak, katanya mbah Google...itu obat kanker dan miom yang paling mujarab...Wallahuallam...

Oya saya ingin menyampaikan pesan dari seorang dokter spesialis penyakit dalam, sangat wajar sekali ketika tubuh dalam kondisi kelelahan lalu kita menemukan benjolan pada kelenjar di bagian tubuh, entah itu di leher, di pangkal paha, maupun di ketiak. Sang dokter ini menyarankan, benjolan apapun itu...., walaupun biasanya dokter lain merespon benjolan tersebut dengan mengatakan, "ahh seperti ini biasa, ini cuma kelenjar", tetap lakukanlah pemeriksaan dini terhadap benjolan tersebut yaitu dengan biopsi. Biopsi berguna untuk mendapatkan kepastian apakah sel di dalamnya ganas/tidak, salah satunya dengan melakukan fine needle biopsi untuk mendapatkan minimal traumatic on skin. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati? : )
3 weeks before he passed away
Take a rest and all the best for you Dad,
Your Only Daughter


Wednesday, December 4, 2013

Soft Natural Makeup for Formal Occasion


Hiiii ladies....

Saat ini di kantor sedang hujan deras, sambil menunggu hujan reda, iseng-iseng saya buka-buka file klien, kira-kira foto mana yang bisa diposting di sini. Akhir-akhir ini kalau merias klien, saya punya kebiasaan jelek suka lupa memotret. Bukan kenapa sih, biasanya klien suka molor mulainya dari waktu yang disepakati #alasan & pembenaran (hehehe saya suka sengaja menambah waktu setengah jam sendiri, khusus untuk memotret klien), kalau sudah molor begini biasanya semua jadi serba terburu-buru dan mau tidak mau, acara foto-memoto yang seharusnya menjadi acara puncak terpaksa dicoret dari list deh.

Untuk makeup kali ini, konsepnya adalah soft natural. Klien saya adalah si cantik Kinanti yang sehari-hari berpenampilan tomboy dan "diharuskan" bertugas sebagai MC di acara Rakerpim kantor kami. Saya sudah mengira kalau setelah di-makeover, Kinanti bakal terlihat manglingi dan yes benar kan! Sayang saya tidak mem-posting foto before-nya, nanti saya update foto before-nya kalau sudah ketemu dia lagi ya (Maklum walaupun bekerja dalam 1 gedung, tapi jarang sekali ketemu dia)

Nah ini dia penampilan Kinanti setelah di-makeover. FYI penampilan Kinanti dalam membawakan acara waktu itu bagus banget loh...saya dengar celetukan kecil pujian dari audiens di kanan kiri, sukses terus yaaa buat Kinanti :)
Makeup & hair do by me, maaf kalau kualitas fotonya agak blur ya, pakai kamera hp soalnya :) Bagi yang butuh untuk di-makeover, silahkan hubungi saya di: tlp +6282111443445 atau pin 22774834.

Ciao,
Ari